Mencoba Memperbaiki Diri

Dinasti Bush Ternyata Berdarah Yahudi


Masih ingat dengan tulisan “George W Bush Sudah Lahir di Tahun 1796″?
Yang dimuat di rubrik ini pada 1 Juni 2007? Kala itu tertulis bahwa di
tahun 1796 atau 20 tahun setelah The Founding Fathers Amerika Serikat
menandatangani Deklarasi Kemerdekaan AS, moyang dari Presiden AS George
Walker Bush dilahirkan. Dia bernama George Washington Bush. Sama-sama
George W Bush.

Michael Collins Piper, seorang kolumnis independen Amerika dan termasuk
salah satu pengecam gerakan Zionisme, di dalam karyanya /”Jerusalem
Baru: Kuasa Zionis di Amerika” (edisi Malaysia diterbitkan Saba Islamic
Media), /mengutip penemuan Shalom Goldman, seorang Profesor Madya dalam
kajian Ibrani dan Timur Tengah University Emory, yang mengatakan bahwa
George Washington Bush merupakan moyang dari George Walker Bush.

“George Washington Bush yang dilahirkan pada 12 Juni 1796 dan meninggal
dunia ada 19 September 1859 merupakan seorang profesor dan penulis buku
‘/The Life of Muhammad’//, sebuah /pertama terbitan Amerika yang
menyerang Islam, ” demikian Goldman. Goldman yang juga berdarah Yahudi
ini juga menegaskan bahwa Profesor Bush merupakan pelopor atau perintis
lahirnya kelompok Zionis-Kristen Amerika yang sekarang menguasai Gedung
Putih dan Pentagon. “Profesor Bush sangat akif mendukung Zionisme di
Amerika dan berperan penting di dalam mengirimkan orang-orang Yahudi
Diaspora ke Tanah Palestina, ” lanjutnya.

Wikipedia menulis, “Selain sebagai akademisi dan penulis, Profesor Bush
juga seorang sarjana Alkitab, penginjil, dan seorang kontroversial. Dia
lulus dari Dartmouth College di tahun 1818 dan masuk Princeton
Theological Seminary. Bush ditahbiskan di Salem Presbytery, Indiana,
tahun 1825 dan menjadi pendeta di sebuah gereja Indianapolis, sebah
gereja yang dipandang sangat liberal pada masanya. ” Dari tahun 1831
hingga 1847, Bush menjadi Professor dalam kajian Ibrani dan Timur Tengah
di New York University.

Di tahun 1845 Bush memperlihatkan dukungannya secara terang-terangan
terhadap lobi Zionis di Amerika dengan berpindah gereja dan masuk ke
dalam General Church of the New Jerusalem. Bush dengan cepat meraih
popularitas dan dijadikan juru bicara gereja tersebut, termasuk di dalam
majalah yang diterbitkan oleh gereja (New Church Review) dan The
Hierophant, sebuah majalah yang sangat dokriner. Inilah sosok salah satu
moyang dari Presiden Amerika George Walker Bush. Jadi, tidaklah
mengherankan jika sikap dan kelakuan Presiden AS ini sangat pro-Zionisme
dan sangat anti-Islam, karena moyangnya pun nsudah demikian.

Itulah sekilas tentang moyang Dinasti Bush. Namun ternyata ada penemuan
lain sekitar asal-muasal Dinasti Bush yang tak kalah penting untuk
diketahui.

*Texe Marrs*

Texe Marrs, seorang peneliti masalah-masalah Illuminati dan Zionis
berkewarganegaraan Amerika Serikat, dengan susah payah berusaha
menelusuri jejak sejarah Dinasti Bush selama bertahun-tahun. Dalam
penelusurannya, Marrz menemui banyak sekali data yang mengagetkan
terkait salah satu dinasti berpengaruh di Amerika ini. Salah satunya
seperti yang dituangkan dalam satu artikel berjudul /”George W. Bush,
Zionis Double Agent, American Traitor”/ (George W. Bush, Agen Ganda
Zionis, Pengkhianat Amerika).

Dalam artikel yang halamannya ditulisi sebagai “/Exclusive Intelligence
Examiner Report”, / di awal artikelnya, Marrz mencantumkan dua kutipan:
satu dari Hillaire Belloc dalam bukunya /Cultural Warrs/ (Sept 2000)
yang menyatakan, “Seseorang sudah bisa dicap anti-Semit jika mengatakan
bahwa orang Yahudi itu adalah Yahudi” dan satunya lagi dari Injil
Yohannes 20:19 yang berbunyi, /”Then… When the doors were shut where
the disciples were assembled for fear of the Jews, came Jesus and stood
in the midst, and saith unto them, Peace be unto you. “/

Dalam artikelnya, Marrs yang beragama Kristen ini menulis bahwa mantan
Presiden AS George Herbert Bush dan juga puteranya, George Walker Bush,
demikian pula Jebb Bush, adik kandung George Bush Junior yang menjadi
Gubernur Florida, merupakan para pelayan dan pembantu kepentingan
Zionisme. Marrs awalnya ingin mengetahui akar kekristenan Dinasti Bush,
namun yang didapat sungguh mengejutkannya.

Marrs mendapatkan sebuah dokumen yang dikeluarkan /National Jewish
Welfare Board/, saat berlangsungnya perang revolusi Amerika Serikat
melawan kolonialis Inggris, mencatat bahwa seluruh anggota Dinasti Bush
ternyata berdarah Yahudi dan sengan sendirinya memeluk agama Yahudi.
Mereka tercatat sebagai tentara dan juga pelaut Yahudi-Amerika. Ada yang
bernama Mayor George Bush, Mayor Louis Bush, dan Mayor Solomon Bush.
Nama-nama itu muncul di dokumen tersebut secara jelas. Dengan temuan
ini, Marrs sangat yakin bahwa Dinasti Bush adalah sebuah dinasti Yahudi
yang berpura-pura komit dengan kekristenannya guna mengelabui warga
Amerika dan dunia pada umumnya.

Hubungan antara Dinasti Bush dengan pusaran elit Zionis Amerika juga
sangat dekat, sehingga Marrs tanpa ragu menyatakan bahwa Dinasti Bush
merupakan sebuah kelompok elit dalam lingkaran pusat kelompok Illuminati
Amerika. “Berkedok sebagai penganut Kristen fundamentalis, Bush
sebenarnya bekerja sepenuhnya untuk kepentingan Zionis-Yahudi, ” tegas
Marrs yang telah melakukan penelitian soal keluarga Bush selama enam tahun.

Buku ‘/Rahasia di Balik Penggalian Al-Aqsha/’ (Abu Aiman, 2007) yang
juga mengutip artikel dari Texe Marrs menulis, “Sewaktu terpilih sebagai
Presiden AS, George W Bush langsung melantik staf pertamanya untuk
Gedung Putih, Ari Fleischer. Dia adalah seorang Rabbi dari sekte radikal
Yahudi Lubavitch. Kemudian Bush juga mempertahankan posisi Allan
Grenspan, seorang bankir Yahudi, sebagai Komisaris Federal Reserve, dan
juga mengangkat seorang Rabbi Yahudi, Dov Zackheim, sebagai pengawas
keuangan Pentagon!”

Lalu, Bush juga mengangkat Michael Chertoff sebagai ketua Dalam Negeri
(Homeland Security). Padahal ia adalah ideolog Yahudi dan sangat benci
kepada Kristen. Ayah Chertoff adalah seorang Rabbi dan tokoh radikal
Yahudi di AS. Marrs bahkan menyamakan Chertoff sebagai Himmler-nya
Amerika (Himmler merupakan ajudan Hitler yang sangat kejam).

“Saya tegaskan, saya telah meneliti latar belakang Dinasti Bush,
termasuk dari faksi Rothschild, tanpa keraguan sedikit pun saya tegaskan
kepada Anda bahwa Dinasti Bush dan George Walker Bush memang benar
adalah Yahudi tulen. Seorang Yahudi berdasarkan keturunan, seorang
Yahudi berdasarkan keyakinan. Hanya saja, mereka menyembunyikan itu dari
publik dan memakai kedok sebagai keluarga Kristen yang taat. ” (/Rizki
Ridyasmara/)

eramuslim.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s