Mencoba Memperbaiki Diri

Ke manakah Perginya Energi kita?


Ketika saya masih duduk di bangku SMA, saya pernah mendapatkan pelajaran Kimia. Di samping pelajaran Matematika, pelajaran Kimia adalah salah satu pelajaran yang paling saya sukai saat itu. Saat itu, topik pembahasan masih mengenai perubahan materi. Saya masih ingat persis rumus yang saya pelajari saat itu. Kalau tak salah seperti ini:

C6H12O6 + 6O2 –> 6CO2 + 6H2O + E   (kalau ada yang salah, harap dikoreksi  )

Energi

Energi

C6H12O6 merupakan salah satu jenis senyawa karbohidrat yang terdapat pada nasi, gandum dan lain sebagainya. Sedangkan O2 adalah Oksigen yang setiap hari kita hirup secara gratis. Kedua senyawa ini akan diolah dalam tubuh kita sehingga menghasilkan CO2 atau Karbondioksida yang kita keluarkan dari hidung kita, H2O atau air yang keluar dari tubuh kita melalui proses metabolisme dan yang terakhir adalah E atau singkatan dari Energi, yaitu kekuatan yang ada pada tubuh kita sehingga kita mampu melakukan aktivitas.

Ada hal menarik yang saya cermati dari proses unik ini. Pertama, atom Hidrogen atau disingkat dengan huruf H yang pada awalnya bersenyawa dengan Karbon (C) dan Oksigen (O) pada akhirnya akan berubah menjadi air (H2O) karena bergabung dengan molekul O2, sementara Karbon (C) yang semula bersenyawa dengan Hidrogen dan Oksigen pada akhirnya akan berubah menjadi senyawa CO2 karena berkolaborasi dengan O2.

Jadi, secara kasat mata, makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari itu pada akhirnya akan menjadi ampas yang terbuang dari tubuh kita melalui proses diabolisme kecuali hanya beberapa zat bermanfaat yang diserap oleh tubuh kita. Selebihnya akan dikeluarkan bersama kotoran.

Lalu yang menarik adalah, dari mana datangnya huruf E pada proses kimiawi tersebut? Padahal sebelumnya tidak disebutkan huruf E. Dan ke manakah larinya huruf E itu nanti?

Semua orang mengalami proses kimia yang sama seperti di atas. Baik itu orang miskin, kaya, tampan, cantik, pandai, bodoh, orang desa, orang kota, pejabat, rakyat jelata semuanya mengalami proses yang sama dan menghasilkan E yang sama. Bahkan beberapa jenis binatang pun mengalami proses yang sama. Namun apa yang membedakan mereka semua?

Jawabannya ada pada huruf E tersebut. Ke mana perginya E tersebut itulah yang membedakan mereka. Orang yang rajin akan memanfaatkan Energinya untuk belajar, belajar dan terus belajar. Sementara para pemalas akan menggunakan Energinya untuk bersantai-santai menunggu malaikat ajal menjemput. Orang-orang besar akan menggunakan Energinya untuk berkarya dan menghasilkan sesuatu yang berguna untuk umat, sementara orang-orang berjiwa kerdil akan menjadi benalu yang merugikan umat. Orang yang cerdas akan menggunakan Energinya sebaik-baiknya untuk mempersiapkan perbekalan kehidupan masa depan nanti setelah mati. Adapun orang-orang yang dungu akan memperturutkan hawa nafsunya untuk memenuhi syahwatnya di dunia ini. Seolah-olah hidup hanya sekali saja. Orang-orang yang beriman akan memanfaatkan Energinya sebaik mungkin agar senantiasa berada dalam ketaatan dan ibadah demi mendapatkan ridha Allah SWT. Sementara orang kafir akan menggunakan Energinya untuk memerangi Islam.

Dan tidaklah Kami ciptakan jin dan tidak pula manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku (QS. Adz Dzariyat: 56)

Itulah yang membedakan antara orang yang beriman dengan orang kafir. Itulah yang membedakan antara orang yang mengerti akan hakikat hidup ini dengan orang-orang yang tertipu dengan gemerlap dunia. Itulah yang membedakan antara orang-orang yang cerdas dan orang-orang dungu.

Semoga kita termasuk di antara golongan orang-orang beriman yang cerdas yang memahami akan hakikat hidup yang sementara ini. Semoga Energi yang dikaruniakan oleh Allah untuk kita ini mampu kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk membangun istana mewah di surga nanti. Semoga kita menjadi hamba-hamba Allah yang seluruh waktu, pikiran dan energinya selalu digunakan dalam ketaatan dan ibadah.

Amin, Ya Rabbal Alamin.

Kak Husain – My Quran – Damaskus, 29 July 2008

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s