Mencoba Memperbaiki Diri

Perjalanan Hidup


Bismilahirrahmanirrahiim.

Saya berlindung kepada Allah dari tipudaya setan yang terkutuk.
I seek the refuge in God, from satan the rejected.
Atas Nama Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
In the name of God, Most gracious and Most Merciful

Allah yang Maha menggenggam hidup kita. Dia Allah yang menghidupkan dan mematikan. Dialah Allah memberikan kebebasan untuk memilih dari banyak pilihan. Allah memberikan hadiah surga bagi yang mengikuti perintah-perintah-Nya. Allah menyediakan tempat neraka bagi yang melanggar-Nya.

Siapakah yang membangunkan kita di pagi hari, setelah tidur sepanjang malam dengan tenang? Bukannya kita mengucapkan terimakasih dan bersyukur setelah bangun, tapi langsung saja ke kamar mandi mencuci muka atau mandi bersiap untuk pergi bekerja.

Bukannya kita mengucapkan terimakasih kepada yang memberi air, tapi langsung saja berpakaian dan kemudian minta kopi atau serapan pagi. Bukannya kita mengucapkan terimakasih dan bersyukur kepada yang memberi makan dan kopi panas, tapi kita terus saja pergi ke pintu memakai sepatu, siap untuk berangkat kerja.

Manusia demikian asyiknya dengan kehidupannya sehingga ia lupa bahwa dari hari ke hari, dari saat ke saat, ia makin mendekati maut. Maut tidak mengenal besar kecil, tua muda, miskin kaya, pangkat tinggi rendah. Semuanya akan didatangi maut apabila waktu yang ditentukan sudah tiba. Allah memberi peringatan:

“Tiap-tiap yang bernyawa akan mati.” (QS.29:57). Dan maut adalah ujung dari tiap perjalanan hidup atau tour di bumi Allah. Maut tidak mungkin dipercepat dan diperlambat dengan jalan apapun, (QS.4:78).

Kita disuruh untuk datang melayat ke rumah keluarga atau teman yang meninggal dengan maksud selain hubungan silaturrahim, juga untuk mengingat bahwa kita suatu waktu akan mati pula.

Kita melihat mayat terhantar di depan kita, masih lengkap dengan anggota badannya, lengkap dengan panca indra di kepalanya. tetapi semua itu sudah tidak bergerak lagi. Semua sudah sunyi, walaupun ia diseru oleh orang yang dikasihinya.

Tidak hendak bercerai dengan dia tetapi sebentar lagi badannya akan menjadi busuk, tidak mau di simpan lagi, sehingga haruslah lekas-lekas dikuburkan di lobang tanah yang sempit lagi gelap. Kemudian satu persatu meningalkannya sendirian. Ketika mereka sudah pergi, tidak akan pernah lagi bertemu untuk selama lamanya.

Selesai sudah kita sebagai kekasih, sebagai suami, sebagai istri, anak, dan saudara, sebagai teman yang terdekat, bos yang tersayang, sebagai ulama yang bijak dan sebagainya.

Dari sini hendaknyalah kita menginsafi, inilah akhir dari perjalanan hidup manusia. Inilah akhir kehidupan di dunia. Ketika melayat ke tempat orang meninggal mudah-mudahan timbul keinsyafan dalam kesadaran kita, agar sisa hidup yang masih tinggal, dapat kita pergunakan sebanyak-banyaknya untuk berbuat baik atau berkarya bermanfaat untuk orang banyak.
Kalau punya rezeki banyak marilah kita gunakan untuk berkarya dan membantu orang lain.
Kalau punya ilmu marilah kita ajarkan ilmu itu kepada orang lain, dan bukukanlah ilmu itu, sebarkan sebanyak mungkin agar banyak manfaatnya bagi orang lain.

Jika lebih banyak lagi uang, bangunlah sarana-sarana umum yang bermanfaat banyak untuk orang lain, apakah itu sekolah, masjid, rumah sakit, pertaniaan, perkebunan, jalan, pabrik, dan lain-lain. Perbuatan seperti inilah yang akan menjadi amal saleh atau pahala yang dicatat oleh malaikat, dan inilah yang akan membantu masuk surga.

Hendaknyalah kita jangan seperti binatang domba di hari korban. Waktu seekor domba disembelih dan mati kesakitan, teman dekatnya yang berada satu meter darinya, diam-diam saja, sambil menyantap makan rumput. Matanya dan pikirannya tidak digunakannya, sedangkan satu menit lagi giliran domba itu yang akan disembelih. Na’uzhubillah….

Apakah kita yang diberi akal dan diberi tugas-tugas oleh Tuhan akan demikian pula? Marilah kita renungkan. Jika tidak, apa yang semestinya kita lakukan? .

Rasul bernasehat kepada semua muslim dan muslimat, setiap muslim haruslah bekerja keras dan sungguh2 kepada ALLAH dan menutut ilmu sebanyak2nya agar bisa membangun masarakat yang islami,pradapan yang maju, tidak seperti manusia2 yang tinggal dihutan2 itu, tidak seperti manusia2 yang tidak beriman kepada ALLAH.

Hasil2 dari kerja sungguh2 dan menuntut ilmu2 yang banyak bermanfaat,maka setiap muslim akan meninggalkan warisan2 yang banyak untuk generasi berikutnya.

SEBAIK BAIK MUSLIM.

Inilah nasehat Rasul seperti dibawah ini: Ada 3 hal warisan2 yang akan menambah pahala2 atau melancarkan kita masyuk syurga, setelah kita meninggal dunia ini yaitu;

1. Meninggalkan anak2 yang beriman dan bertaqwa. Hanya anak2 yang beriman dan bertaqwa itulah yang akan mendapat syurga dunia dan akirat.QS.49:13.

2. Meninggalkan ilmu2(buku2) yang bermanfaat untuk generasi berikutnya.

3. Meningalkan harta yang banyak bermanfaat untuk generasi berikutnya;seperti meninggalkan karya2; membuat sekolah2, rumah2 sakit, mesdjid2, fabrik2 pengolahan2 bahan2 baku yang diberikan oleh ALLAH, sehingga hasil2 Fabrik tersebut bermanfaat untuk umat manusia.QS.57:25.

Kalau seorang muslim sudah berkerja keras untuk ALLAH dan sukses,tiba-tiba ia meninggal, semua harta dan ilmunya itu akan menambah pahala2 selama warisan2nya itu masih bermanfaat untuk masarakat banyak.

Kalau seorang muslim lalai bekerja,lalai mengikuti perintah2 ALLAH,inilah yang disebut manusia domba. Dia tidak sadar akan mati,hidupnya bersantai2 dan tidak ingin meninggal warisan2 yang banyak kepada generasi berikutnya.

SEBURUK BURUK MUSLIM
adalah meninggalkan anak2 atau generasi berikutnya dalam keadaan lemah (lemah iman dan ekonomi,alias miskin),sebagaimana ALLAH peringatkan dlm Al quran QS.4:9.

Hadits; ALLAH lebih senang muslim yang kuat(iman dan ekonominya) dari Muslim yang lemah.HR Muslim

Setelah perjalanan ditutup apa yang terjadi? Allah memberitahukan bahwa:

1. Setiap umat bertekuk lutut menghadap pengadilan maha adil, untuk mempertanggungjawabkan apa-apa yang tertulis dalam buku catatan malaikat masing-masing, dan menerima putusan nasib baik atau buruk (QS.45:28).

2. Yang menerima catatan dengan tangan kanan pertanda golongan baik (QS 69:19) dan yang menerima dengan tangan kira pertanda masuk golongan buruk (QS 69:25).

3. Tak satupun perbuatan atau tingkah laku selama di dunia dapat disembunyikan di hadapan mahkamah maha adil ini (QS.69:18).

4. Orang orang yang masuk surga, penjaga malaikat membukakan pintu dan memberi salam dan mengatakan nikmatilah dan kekallah di dalam surga ini (QS.39:73).

5. Orang orang yang tidak mengikuti perintah-perintah Allah, dihalau ke neraka, dan dikatakan penjaga-penjaga, “Tetaplah kamu di sana karena dosa-dosamu yang kamu perbuat di dunia.”(QS39:72)

6. Qur’an memberitahukan bagaimana tersiksa isi neraka dengan buah-buahan panas dan berduri, minum air mendidih, dan kotor, duduk di atas api yang menyala, setiap kulit terbakar dan terkupas diganti dengan kulit yang lain (QS4:56), (QS.74:29).

Demikianlah mengenai maut di akhir perjalanan hidup manusia. Bila hendak mengikuti travel atau Tour di bumi menuju surga, dengan hidup bahagia, sejahtera, damai, dan harmonis maka ikutilah petunjuk-petunjuk yang diberikan Allah.

Sebaliknya, bila hendak ikut tour di bumi dengan jurusan neraka, yang hidup susah, sengsara, miskin, khawatir terus menerus, ikutilah ajakan setan. Manusia tinggal pilih satu di antara dua. Semoga pilihan kita adalah jalan menuju surga yang dibimbing Allah swt, dan dimasukkanlah kita ke golongan orang orang yang pandai bersyukur. Amin yaa Rabbal alamin.

Yaa Allah yaa Tuhan kami Yang Maha tahu dan Maha Penyayang, ampunilah dosa dosa kami yang kecil,besar sengaja atau tidak sengaja, kelemahan kami, kelalaian kami dan kesombongan kami selama ini yaa Allah Yang Maha pengampun, kalau bukanlah kepada Engkau kami bermohon kepada siapa lagi , Engkau lah Raja di Raja di bumi ini , Engkaulah yang yang menggenggam kehidupan kami, ampunilah yaa Allah kami takut akan azab mu yang pedih yaa Allah. Yaa Allah yaa Tuhan kami bimbinglah kami kejalan yang Engkau ridhoi, agar hidup kami ini bermanfaat untuk umat dan agama Mu yaa Allah, jadikanlah sisa sisa hidup kami ini yaa Allah, agar kami dapat berkerja untuk Mu dengan sebaik baiknya, amin yaa Rabbal alamin

Demikian, terimakasih, semoga adamanfaatnya, sekiranya ada yang benar itu adalah milik Allah swt. ikutilah, dan kalau salah datang dari kami yang lemah mohom dimaafkan dan ditegur.

Wassalamu’alaikum wr wb.

Menuju masarakat yang bermanfaat didunia berarti di akhirat. Berzikir, pikir dan ikhtiar
Keep your hands busy with works; keep your mouth busy with remembrance of Allah and leave inheritance as much as possible.

prosperity

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s