Mencoba Memperbaiki Diri

Posts tagged “Artikel

Dimungkinkan, Untuk Membangun Kekhalifahan Virtual

Nabi Adam a.s mempunyai satu apel . Ia hendak membaginya dengan Hawa istrinya yang tercinta. Dibagilah satu apel itu. Masing-masing mendapatkan ½ apel. Hitungan ini nyata, dalam arti satu apel dibagi 2 memang akan menghasilkan ½+1/2=1. Adam, setelah menghabiskan apelnya masih merenung. Renungannya kelak menjadi dasar-dasar penting bagaimana anak cucunya nanti memahami dan merasakan kehidupan, menyatakan impian-impiannya, dan meraihnya, baik dengan suka maupun duka.

Yang dipikirkan Adam saat itu memang termasuk aneh, ia bermimpi bisakah 1 apel kalau dibagi 2 menjadi 2 apel yang utuh bukan 2 kali ½ apel yang baru saja di habiskannya? Impian Adam ini kemudian berkembang menjadi konsepsi yang melandasi imajinasi kreatif kaumnya yang disebut realitas holografis dengan bantuan sistem desimal, biner dan huruf. Sampai akhir abad ke 19, impian Adam masih berada di wilayah holografis, wilayah mimpi. Namun setelah abad dijital barulah ditemukan cara untuk menyatakan impian Adam. Dimasa kini, impian Apel Holografis Adam kita pahami sebagai realitas ilmiah bagaimana pengetahuan kita tumbuh dan berkembang meluas ke segala arah dengan basis bilangan 2 alias biner. Di wilayah biner alias bit dijital. impian holografis Adam bisa menuju tak berhingga seperti halnya kita hari ini dengan ilmu pengetahuan yang berkembang yang anehnya menuju kepada kenyataan dunia holografis nampak semakin meluas sehingga nampak seperti tikar atau kertas A4 alias Dunia Pelat Datar. (lebih…)


Aku Ingin Menjadi Umar

Dari sekian banyak pemimpin selain Rasulullah, entah itu Sukarno, SBY, Julius Caesar, SBY, Ahmadinejad, atau bahkan pemimpin revolusioner “kiri” semacam Mao Tse Tung, Che Guevara, dan Fidel Castro, saya paling suka dengan kepemimpinan dua orang Umar. Sosok pemimpin yang bagi saya ratusan, bahkan ribuan kali lebih layak kita idolakan dibanding revolusi ala Che, atau komunisme ala Mao. Dua orang Umar yaitu Umar Bin Khattab, dan Umar Bin Abdul Aziz.

Saya memilih mereka bukan karena mereka khalifah, alias pemimpin dunia Islam. Tidak sesederhana itu, namun silahkan jujur saja, adakah pemimpin lain yang sehebat dua Umar ini? Dari semua presiden dan pemimpin kelas dunia, adakah yang mengatakan layaknya Umar bin Khattab, “Seandainya rakyatku kelaparan, maka sayalah yang pertama kali merasakan lapar, dan Seandainya rakyatku merasakan kekenyangan, maka sayalah orang yang terakhir kali merasakan kenyang itu”. Umar bin Khattab yang sempat menabukan dirinya dikala paceklik dari makan daging, minyak samin dan susu karena khawatir makanan untuk rakyatnya berkurang. (lebih…)